Pangan Horti Wamena
6 Followers
1 Following

Wamena   bukan Kiasan Melainkan Budaya Yang lengkap

Wamena berasal dari bahasa Huwula yang terdiri dari dua kata "Wam" dan "Ena", yang berarti "Babi Jinak". Suku Huwula dan Yali merupakan Nama Suku yang kental dikenang dalam Peradaban Budaya Kuno atau Zaman Batu . Suku Lembah Baleim Berada di Lembah Baliem dan Suku Yali di Bagian Timur Yaitu Sekarang menjadi  Kabupaten Yalimo, Yahukimo dan Pegubin. Dalam Kedua Suku ini terdiri Dari suku-suku berpasangan (wita dan waya) sampai saat ini.

Berbeda dengan kota-kota besar lainnya di Papua, seperti Timika, Jayapura, sorong , Wamena merupakan surga dan mutiara yang belum banyak tersentuh di pedalaman pegunungan tengah Papua. Kota yang terletak di lembah Baliem dan dialiri oleh sungai Palim (Sekarang Baliem yang tidak mempunyai arti budaya) serta diapit oleh pegunungan jayawijaya di selatannya memiliki ketinggian sekitar 1800 meter di atas permukaan laut. Kota Wamena masih memiliki udara yang segar dan jauh dari polusi udara seperti kota-kota besar lainnya di Indonesia. Walaupun Keaslian Daerah mengalami Perubahan sangat seknifikan.. terjadinya Penebangan Hutan , aaaaaaapengalian Material yang tidak sesuai dengan amdal  sehingga nasib masa depan Lembah baliem untuk anak cucu untuk generasi mendatang tidak akan pernah dirasakan lagi.....

Di Wamena terletak Pusat lapangan terbang yang menghubungkan wilayah Jayawijaya dengan jayapura dan Kabupaten pemekaran lainnya seperti Kabupaten Lanny Jaya, Yahukimo, Tolikara dan lainnya. Sebagaimana kebanyakan kota-kota di pegunungan Papua, kota ini berkembang sesuai dengan pola perkembangan sekitar bandara udara.

Kota yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara ini sangatlah indah dan masih asri alamnya. Terutama pada musim penyelenggaraan pesta budaya Papua, yang diselenggarakan di Festival Budaya Baliem setiap tahuan Oleh Pemda Kabupaten Jayawijaya, kota ini dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal dan mancanegara.

Terdapat beberap Objek Wisata yang ternama seperti Mumi di Aikima, Kurulu dan ada sebagian yang belum dipublikasikan. salah satu peluang dalam Bidang Parisiwisata pada Tahun 1986 - 2000 penulis waktu itu SMP dan berdampak dengan ekonomi dan peluang Lapangan Kerja ( Porter to Guide) pada waktu itu Lembah Baliem ini di sebut Lembah DANI (Damai Aman dan Indah) . Peristiwa Gejolak Mapenduma , Wamena berdarah, Rasisme membuat stigma akan kemunduruan akan datangnya Turis dari berbagai Negara di Dunia.

Belum adanya suatu pendekatan antara Pemerintah Daerah, Tokoh Adat, Tokoh Intelektual duduk bersama bagaimana membawa nasib Lembah baliem ini sebagai titipan anak cucu di masa yang akan datang. Penulis sebagai salah satu anak pewaris Lembah ini ada stu pertanyaan yang selalu ada di hati "

" Siapakah yang akan berpihak untuk masyarakat" dan "    siapakah yang sebenarnya mengatasnamakan        masyarakat " sampai kapan ini harus terjadi..? Budaya manusia Lembah baliem mulai terkikis dengan keberpihakan kebijakan . Kordinasi orang Baliem itu sudah lengkap ada di Honai bukan DI bawah atap Alang-alang Besi alias seng.  

Bukti Kerja Nyata sangat di Idamkan oleh semua orang Lemabah berikan dan suport kepada pelaku-pelaku perubahan bukan dengan Pelaku-pelaku mengatasnakan Tokoh kepala suku Adat.....

 

 

 

  • 1. PROPOSAL PERMOH....

    OLEH KOPI BAQGI JALOGON ARABICA DAN WISATA T....

    10 Jan 2020 11:19

  • 2. Pengertian Koor....

    Mari kita bahas pengertian koordinasi terlebi....

    10 Jan 2020 11:16

  • 3. PROGRAM KEGIATA....

    Pengembangan Optimasi Lahan untuk  kabup....

    10 Jan 2020 11:15

  • 4. MEMBANGUN POKTA....

    Kerinduan sebagai anak Negeri Anak Tanah Anak....

    10 Jan 2020 11:12

  • 5. Kelompok Tani A....

    Oeh : Marinus Kosay,SP Ketahananan Pangan sa....

    10 Jan 2020 11:11

  • 6. BUDAYA DAN PETA....

    • Sistem Pertanian. Papua adalah pul....

    10 Jan 2020 11:09

  • 7. Honai dalam bin....

    Honai secara umum merupakan rumah adat tempat....

    10 Jan 2020 11:04

  • 8. DOKUMENTASI....

    - Survei tempat pembibitan dan lokasi kopi ba....

    10 Jan 2020 11:02

  • 9. Pemkab Jayawija....

    WAMENA – Pemkab Jayawijaya, Provinsi Pa....

    10 Jan 2020 11:00

  • 10. Kopi baqgi ....

    DOKUMENTASI Survei tempat pembibitan dan l....

    10 Jan 2020 10:56

  • 11. MELAKUKAN BUKAN....

              &nb....

    10 Jan 2020 10:51

  • 12. Aboka Kamp Yong....

    Kelompok Tani Aboka kampung yongime Distrik p....

    10 Jan 2020 10:54

  • 13. Kelompok Tani A....

    Kelompok Tani Aboka Kampung Yonggime Distrik ....

    10 Jan 2020 10:53

  • 14. MEMBANGUN KELO....

    MEMBANGUN POKTAN LEMBAH BALEM WAMENA (HEKI AW....

    10 Jan 2020 10:55

  • 15. RMU YANG MANTAP....

    Penggilingan Padi Kombinasi Berdasarkan peng....

    10 Jan 2020 10:55

  • 16. BANTUAN HAND TR....

    BANTUAN PRESIDEN YOKOWI TAHUN 2015 PERTAMA K....

    10 Jan 2020 10:58

  • 17. KELOMPOK TANI W....

    PROFIL UPJA LEMBAH BALIEM WAMENA Petani maju....

    10 Jan 2020 10:58

  • 18. Budaya dan Budi....

    Wamena adalah ibukota Kabupaten Jayawijaya ya....

    10 Jan 2020 10:58

  • 19. Pangan Untuk Wa....

    Matahari bulan September terik bersinar di Wa....

    10 Jan 2020 10:58

Wamena   bukan Kiasan Melainkan Budaya Yang lengkap

Wamena berasal dari bahasa Huwula yang terdiri dari dua kata "Wam" dan "Ena", yang berarti "Babi Jinak". Suku Huwula dan Yali merupakan Nama Suku yang kental dikenang dalam Peradaban Budaya Kuno atau Zaman Batu . Suku Lembah Baleim Berada di Lembah Baliem dan Suku Yali di Bagian Timur Yaitu Sekarang menjadi  Kabupaten Yalimo, Yahukimo dan Pegubin. Dalam Kedua Suku ini terdiri Dari suku-suku berpasangan (wita dan waya) sampai saat ini.

Berbeda dengan kota-kota besar lainnya di Papua, seperti Timika, Jayapura, sorong , Wamena merupakan surga dan mutiara yang belum banyak tersentuh di pedalaman pegunungan tengah Papua. Kota yang terletak di lembah Baliem dan dialiri oleh sungai Palim (Sekarang Baliem yang tidak mempunyai arti budaya) serta diapit oleh pegunungan jayawijaya di selatannya memiliki ketinggian sekitar 1800 meter di atas permukaan laut. Kota Wamena masih memiliki udara yang segar dan jauh dari polusi udara seperti kota-kota besar lainnya di Indonesia. Walaupun Keaslian Daerah mengalami Perubahan sangat seknifikan.. terjadinya Penebangan Hutan , aaaaaaapengalian Material yang tidak sesuai dengan amdal  sehingga nasib masa depan Lembah baliem untuk anak cucu untuk generasi mendatang tidak akan pernah dirasakan lagi.....

Di Wamena terletak Pusat lapangan terbang yang menghubungkan wilayah Jayawijaya dengan jayapura dan Kabupaten pemekaran lainnya seperti Kabupaten Lanny Jaya, Yahukimo, Tolikara dan lainnya. Sebagaimana kebanyakan kota-kota di pegunungan Papua, kota ini berkembang sesuai dengan pola perkembangan sekitar bandara udara.

Kota yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara ini sangatlah indah dan masih asri alamnya. Terutama pada musim penyelenggaraan pesta budaya Papua, yang diselenggarakan di Festival Budaya Baliem setiap tahuan Oleh Pemda Kabupaten Jayawijaya, kota ini dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal dan mancanegara.

Terdapat beberap Objek Wisata yang ternama seperti Mumi di Aikima, Kurulu dan ada sebagian yang belum dipublikasikan. salah satu peluang dalam Bidang Parisiwisata pada Tahun 1986 - 2000 penulis waktu itu SMP dan berdampak dengan ekonomi dan peluang Lapangan Kerja ( Porter to Guide) pada waktu itu Lembah Baliem ini di sebut Lembah DANI (Damai Aman dan Indah) . Peristiwa Gejolak Mapenduma , Wamena berdarah, Rasisme membuat stigma akan kemunduruan akan datangnya Turis dari berbagai Negara di Dunia.

Belum adanya suatu pendekatan antara Pemerintah Daerah, Tokoh Adat, Tokoh Intelektual duduk bersama bagaimana membawa nasib Lembah baliem ini sebagai titipan anak cucu di masa yang akan datang. Penulis sebagai salah satu anak pewaris Lembah ini ada stu pertanyaan yang selalu ada di hati "

" Siapakah yang akan berpihak untuk masyarakat" dan "    siapakah yang sebenarnya mengatasnamakan        masyarakat " sampai kapan ini harus terjadi..? Budaya manusia Lembah baliem mulai terkikis dengan keberpihakan kebijakan . Kordinasi orang Baliem itu sudah lengkap ada di Honai bukan DI bawah atap Alang-alang Besi alias seng.  

Bukti Kerja Nyata sangat di Idamkan oleh semua orang Lemabah berikan dan suport kepada pelaku-pelaku perubahan bukan dengan Pelaku-pelaku mengatasnakan Tokoh kepala suku Adat.....